22 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Jum
25 ° Sab
Kamis, Oktober 29, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home DUNIA

Banjir Bangkok Berdampak pada 700 Ribu Orang, Satu WNI Sempat Terjebak di Hotel

Banjir Bangkok berdampak pada sekitar 700 ribu orang. KBRI menerima satu laporan WNI yang sempat terjebak di hotel dan memastikan kondisinya aman.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
28 September 2026, 21.10 WIB
in DUNIA
Ruas jalan di Bangkok tergenang banjir dengan kendaraan dan perahu evakuasi

Genangan banjir merendam ruas jalan di Bangkok, Thailand. (Foto: Money Control)

Bulatan Times – Banjir yang melanda Bangkok berdampak pada sekitar 700 ribu orang atau 329 ribu rumah tangga hingga Senin (28/9/2026). Di tengah meluasnya genangan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok juga menerima laporan seorang warga negara Indonesia yang ikut terdampak.

WNI tersebut sempat terjebak di hotel setelah akses jalan di sekitar tempatnya menginap tergenang. KBRI telah berkomunikasi dengan yang bersangkutan dan memastikan kondisinya aman.

Hujan di Bangkok mulai mereda pada Senin setelah sistem tekanan rendah yang memicu hujan lebat bergerak menjauh. Namun, genangan masih bertahan di sejumlah kawasan, terutama wilayah timur ibu kota yang memiliki kanal dengan permukaan air tinggi.

Baca Juga: Korban Banjir Bandang Nepal Melonjak Tembus 1.000 Orang

Sekitar 329 Ribu Rumah Tangga Terdampak

Data Pemerintah Metropolitan Bangkok menunjukkan banjir telah memengaruhi sekitar 329 ribu rumah tangga atau kurang lebih 700 ribu penduduk dengan tingkat dampak yang berbeda-beda.

Lat Krabang, Bang Kapi, Khan Na Yao, Saphan Sung, Suan Luang, dan Lak Si termasuk wilayah yang masih menghadapi genangan cukup berat.

Curah hujan pada malam sebelumnya mencapai sekitar 62 milimeter di Nong Chok, 55 milimeter di Lat Krabang, dan 52 milimeter di Min Buri.

Petugas terus menjalankan pompa dan pintu air untuk menurunkan permukaan kanal utama. Prioritas diberikan pada kanal Prawet Burirom, Lat Phrao, dan jaringan saluran di Bangkok timur agar air dari jalan dan permukiman dapat mengalir lebih cepat.

Sebagian jalan mulai kembali dapat dilalui. Kondisi di sejumlah bagian Jalan Phetchaburi membaik, sedangkan lalu lintas di Vibhavadi Rangsit juga berangsur lebih mudah meski genangan belum sepenuhnya hilang.

Ribuan Pasien Dipindahkan dari Wilayah Banjir

Banjir tidak hanya mengganggu lalu lintas. Pemerintah kota telah memindahkan sekitar 1.500 pasien terbaring dan warga yang membutuhkan perawatan dari wilayah terdampak menuju rumah sakit milik Pemerintah Metropolitan Bangkok.

Tim bantuan juga masih mendistribusikan makanan siap santap dan air minum serta menggunakan kendaraan berkolong tinggi dan perahu beralas datar untuk menjangkau kawasan yang sulit dilalui.

Pemerintah Thailand menetapkan 28 dan 29 September sebagai hari libur khusus di Bangkok serta tiga provinsi di sekitarnya, yakni Nonthaburi, Pathum Thani, dan Samut Prakan.

Kebijakan tersebut diambil untuk mengurangi aktivitas perjalanan sekaligus mempermudah penanganan banjir. Sektor perbankan dan pasar modal tetap beroperasi seperti biasa.

Di salah satu lokasi yang terdampak berat di Bang Kapi, genangan dilaporkan mencapai sekitar 1,5 meter di kompleks apartemen Klong Chan. Pasokan listrik dan sistem pompa air di bangunan tersebut ikut terganggu sehingga petugas mengevakuasi warga rentan, termasuk lansia dan orang sakit.

Baca Juga: 11 Proyek PLTA Nepal Hancur Akibat Banjir Bandang

Satu WNI Dilaporkan Terdampak

Kementerian Luar Negeri RI mencatat sekitar 2.500 WNI saat ini menetap atau berada di Thailand, termasuk di Bangkok dan daerah sekitarnya.

Hingga Senin, hotline KBRI Bangkok menerima satu laporan WNI yang terdampak langsung.

WNI tersebut tidak dilaporkan mengalami cedera. Masalah yang dihadapi adalah akses dari hotel tempatnya menginap yang tertutup genangan sehingga untuk sementara tidak dapat melakukan perjalanan.

KBRI terus berkomunikasi dengan komunitas Indonesia di Thailand dan memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak.

KBRI juga meminta WNI tidak memaksakan kendaraan melintasi jalan yang terendam dan mengecek kondisi rute sebelum bepergian.

Banjir Mulai Surut, Bangkok Timur Masih Jadi Perhatian

Kondisi pada Senin menunjukkan perbaikan dibandingkan dua hingga tiga hari sebelumnya. Sistem tekanan rendah telah bergerak menjauh sehingga peluang hujan dengan intensitas sebesar beberapa hari terakhir mulai menurun.

Meski begitu, air belum cepat surut di beberapa kawasan Bangkok timur. Kanal masih menampung air dari daerah tangkapan yang luas, termasuk aliran dari luar wilayah kota.

Hujan yang berlangsung sejak akhir pekan sebelumnya sempat menyebabkan genangan luas di jalan dan permukiman. Data Pemerintah Bangkok mencatat lebih dari 300 milimeter hujan terakumulasi di beberapa lokasi selama periode hujan berkepanjangan.

Pada Minggu, pemerintah pusat Thailand masih melaporkan banjir berlangsung di 25 provinsi serta seluruh 50 distrik Bangkok. Pembaruan itu mencatat 545.022 orang terdampak di 25 provinsi, sementara dampak di Bangkok pada saat itu dicatat terpisah. Data BMA sehari kemudian menunjukkan cakupan dampak di ibu kota telah mencapai sekitar 700 ribu orang.

WNI yang membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi hotline pelindungan KBRI Bangkok di +66 92 903 1103. Kemlu meminta warga Indonesia tetap mengikuti arahan otoritas Thailand selama penanganan banjir berlangsung.

Source: Bangkok Metropolitan Administration, Kemlu RI
Tags: BanjirThailand

Related Posts

Rangkaian dua kereta penumpang yang rusak dan keluar dari rel dengan tim penyelamat di lokasi kecelakaan
DUNIA

Tabrakan Dua Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang, Jalur Madrid-Andalusia Ditutup

Oktober 29, 2026
Bendera Singapura berwarna merah putih dengan bulan sabit dan lima bintang berkibar di langit biru
DUNIA

Kedubes Singapura Bantah Isu Pertemuan Dino dan Saiful, Akan Koordinasi dengan Komdigi

Oktober 26, 2026
Ilustrasi pusaran awan badai tropis dilihat dari atas
DUNIA

Topan Champi Lumpuhkan Aktivitas Taiwan, 1 Tewas dan 94 Terluka Termasuk WNI

Oktober 23, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Asal Usul Hanabi di Mobile Legends

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times