24 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Rab
25 ° Kam
Selasa, Oktober 20, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home NEWS DUNIA

Singapura Gabungkan Pulau, Muncul Spekulasi untuk Fasilitas Nuklir

Tita by Tita
28 Agustus 2026, 16.35 WIB
in DUNIA
0
Singapura

Gambar Ilustrasi

BULATANTIMES.COM — Singapura berencana menggabungkan sejumlah pulau di bagian selatan Jurong Island menjadi satu daratan yang lebih besar dalam beberapa dekade mendatang. Rencana jangka panjang tersebut diumumkan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong dalam National Day Rally 2026.

Pulau yang masuk dalam rencana tersebut antara lain Semakau, Bukom, Pulau Sudong, serta sejumlah pulau kecil di sekitarnya. Pemerintah Singapura menyebut kawasan baru itu akan digunakan untuk mendukung industri generasi baru, pembangkit listrik, serta kebutuhan pertahanan.

Rencana tersebut kemudian memunculkan spekulasi bahwa kawasan baru itu dapat menjadi lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir pada masa depan.

Baca Juga: Bom Perang Dunia II di Laut Jerman Jadi Ancaman Beracun

Singapura Belum Memutuskan Gunakan Energi Nuklir

Spekulasi mengenai fasilitas nuklir muncul karena Singapura memang sedang mempelajari kemungkinan penggunaan teknologi nuklir sebagai bagian dari pilihan energi jangka panjang.

Namun, pemerintah Singapura menegaskan bahwa belum ada keputusan untuk membangun atau menggunakan pembangkit nuklir.

Badan Lingkungan Nasional Singapura (NEA) menyatakan negara tersebut akan menjalani Integrated Nuclear Infrastructure Review (INIR) Phase 1 oleh para ahli internasional mulai 2027 untuk menilai kesiapan Singapura dalam mengambil keputusan terkait kemungkinan penggunaan energi nuklir.

“Singapore has not made a decision on the adoption or deployment of nuclear energy,” tulis NEA dalam keterangan resminya, dikutip dari situs National Environment Agency Singapura.

Artinya, penggabungan pulau dan rencana energi nuklir saat ini belum dapat disebut sebagai proyek pembangunan reaktor nuklir.

Baca Juga: Rencana Israel Gulingkan Rezim Iran Disebut Gagal, Erdogan Jadi Penghambat

Mengapa Pulau Baru Dikaitkan dengan Nuklir?

Sejumlah pakar menilai kawasan lepas pantai memiliki beberapa karakteristik yang secara teori cocok untuk infrastruktur pembangkit listrik, termasuk kemungkinan teknologi nuklir.

Menurut laporan CNA, lokasi tersebut dapat menyediakan lahan khusus, akses air laut untuk pendinginan, serta jarak dari kawasan penduduk yang padat. Teknologi seperti small modular reactor (SMR) juga tengah dipelajari secara global dan menjadi salah satu opsi yang dibahas dalam konteks energi masa depan Singapura.

Profesor Lawrence Loh dari National University of Singapore mengatakan lokasi lepas pantai secara teori dapat menjadi pilihan jika Singapura suatu hari memutuskan menggunakan energi nuklir.

“The only place in Singapore where it might be possibly acceptable would be an island,” kata Lawrence Loh, dikutip dari CNA.

Namun, pernyataan tersebut merupakan pandangan pakar, bukan pengumuman bahwa pemerintah telah memilih lokasi reaktor.

Pulau Baru Tidak Hanya untuk Energi

Pemerintah Singapura menyiapkan kawasan tersebut untuk berbagai kebutuhan.

Lawrence Wong mengatakan pulau baru dapat menampung industri seperti advanced manufacturing, infrastruktur pembangkit listrik, serta kebutuhan pertahanan. Pemerintah juga menyebut proyek tersebut masih merupakan rencana jangka panjang yang sedang dipelajari.

Rencana ini mengambil inspirasi dari pembangunan Jurong Island, yang terbentuk melalui penggabungan sejumlah pulau dan reklamasi lahan. Saat ini Jurong Island menjadi salah satu pusat energi dan industri kimia penting Singapura.

Dengan demikian, proyek pulau baru tersebut lebih tepat dipandang sebagai strategi memperluas ruang bagi kebutuhan ekonomi dan energi Singapura, bukan proyek pembangkit nuklir yang sudah diputuskan.

Singapura Masih Mengkaji Teknologi Nuklir

Singapura memiliki alasan kuat untuk mencari sumber energi alternatif. Pemerintah menyebut sekitar 95 persen listrik Singapura saat ini masih dihasilkan dari gas alam, sementara negara tersebut memiliki keterbatasan lahan dan tidak mempunyai sumber energi alam yang besar.

Karena itu, energi nuklir masuk dalam daftar opsi yang sedang dipelajari bersama berbagai sumber energi rendah karbon lainnya.

Namun, keputusan akhirnya masih akan bergantung pada aspek keselamatan, keandalan, biaya, lingkungan, serta kesiapan teknologi.

Untuk saat ini, belum ada keputusan resmi bahwa pulau baru tersebut akan digunakan untuk membangun fasilitas nuklir.

Sumber: Pemerintah Singapura/PMO, National Environment Agency (NEA), dan CNA.

Tags: NuklirSingapura

Related Posts

Donald Trump berdiri di belakang podium dan mikrofon dengan jas gelap serta dasi merah di depan peserta kampanye
DUNIA

Trump Usulkan Nama ‘Trump Ocean’ untuk Samudra Atlantik atau Pasifik

Oktober 12, 2026
Ilustrasi El Nino yang menguat di seluruh dunia dengan dampak cuaca ekstrem, kekeringan, badai, dan kebakaran.
DUNIA

WMO Peringatkan El Niño 2026 Berpotensi Jadi Salah Satu Terkuat sejak 1950

Oktober 10, 2026
Ilustrasi petugas keamanan dan kendaraan darurat di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh.
DUNIA

Arab Saudi Konfirmasi 3 Warganya Tewas dalam Serangan Bandara Riyadh

Oktober 9, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Lapas Cilegon Gelar Sidak dan Tes Urine Bersama BNNK Terkait Isu Narkoba

Lapas Cilegon Gelar Sidak dan Tes Urine Bersama BNNK Terkait Isu Narkoba

Oktober 20, 2026
Ilustrasi papan perdagangan IDX menampilkan IHSG 4.996,61, penurunan 3,64 persen atau 188,50 poin, dengan grafik saham merah

IHSG Jatuh Lagi ke Bawah 5.000, BEI Siapkan Dua Langkah Usai Temui MSCI

Oktober 20, 2026
Para pemain Como 1907 mengenakan seragam biru di lapangan sepak bola.

Hasil Fiorentina vs Como 1-3, Tim Fabregas Menang di Firenze

Oktober 18, 2026
Marc Marquez mengenakan kemeja Ducati merah berjabat tangan dengan Jorge Martin berbaju tim Aprilia hitam, dengan helm di antara mereka

Marc Marquez Puji Gaya Balap Jorge Martin setelah Melihat Data Ducati

Oktober 20, 2026
Pembalap Iker Lecuona mengenakan topi dan seragam BK8 Gresini Racing.

Gresini Kembali Panggil Iker Lecuona, Aldeguer Absen di GP Australia 2026

Ilustrasi layar IDX Composite dengan grafik harga saham merah dan suasana lantai perdagangan bursa

Apa Itu Saham HSC? BEI Akan Keluarkan 80 Saham dari Hitungan IHSG

Ilustrasi seseorang memegang kemasan emas batangan berlabel Antam di depan etalase berisi beberapa ukuran emas

Harga Emas Hari Ini 20 Oktober 2026: Antam Turun Rp. 10.000 ke Rp. 2.564.000

Ilustrasi digital kompleks pusat data dengan lampu hijau, logo Nvidia, dan latar kawasan pesisir serta pelabuhan

Nvidia Jajaki Investasi Rp. 81 Triliun di Batam, Pemerintah Sebut Belum Final

Pembalap Iker Lecuona mengenakan topi dan seragam BK8 Gresini Racing.

Gresini Kembali Panggil Iker Lecuona, Aldeguer Absen di GP Australia 2026

Oktober 20, 2026
Ilustrasi layar IDX Composite dengan grafik harga saham merah dan suasana lantai perdagangan bursa

Apa Itu Saham HSC? BEI Akan Keluarkan 80 Saham dari Hitungan IHSG

Oktober 20, 2026
Ilustrasi seseorang memegang kemasan emas batangan berlabel Antam di depan etalase berisi beberapa ukuran emas

Harga Emas Hari Ini 20 Oktober 2026: Antam Turun Rp. 10.000 ke Rp. 2.564.000

Oktober 20, 2026
Ilustrasi digital kompleks pusat data dengan lampu hijau, logo Nvidia, dan latar kawasan pesisir serta pelabuhan

Nvidia Jajaki Investasi Rp. 81 Triliun di Batam, Pemerintah Sebut Belum Final

Oktober 20, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times