22 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Jum
25 ° Sab
Kamis, Oktober 29, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

Asap Karhutla Meluas dari Kalimantan hingga Papua, Warga Diminta Waspada

Sebaran asap karhutla terdeteksi di sejumlah wilayah Indonesia saat hotspot high confidence nasional melonjak menjadi 1.437 titik.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
15 September 2026, 18.59 WIB
in NASIONAL
Ilustrasi petugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan di tengah kabut asap

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. (Ilustrasi: AI/Bulatan Times)

Bulatan Times – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ancaman serius di tengah kondisi atmosfer kering yang melanda sebagian besar Indonesia. Sebaran asap terdeteksi di sejumlah wilayah, mulai dari Sumatra dan Kalimantan hingga Maluku dan Papua.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sekitar 81 persen Zona Musim di Indonesia telah memasuki musim kemarau. Kondisi kering diperkuat El Niño kategori sangat kuat yang diprakirakan masih bertahan hingga awal 2027.

Situasi tersebut membuat risiko karhutla meningkat sekaligus memungkinkan kebakaran bertahan lebih lama, terutama di kawasan gambut.

Baca Juga: BNPB Semai 5,6 Ton NaCl di 4 Provinsi Terdampak Karhutla

Asap Terdeteksi hingga Papua

Berdasarkan citra Satelit Himawari-9 pada 14 September 2026 pukul 08.00 WIB, BMKG mendeteksi sebaran asap di sejumlah wilayah Sumatra, Kalimantan, Maluku dan Papua.

BMKG mengingatkan kabut asap bukan hanya persoalan kebakaran. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kualitas udara dan kesehatan masyarakat, mengurangi jarak pandang, serta mengganggu aktivitas transportasi.

Pemantauan sebelumnya juga menunjukkan konsentrasi hotspot masih tinggi. Data 13 September mencatat 627 hotspot high confidence di Kalimantan, kemudian Papua dan Maluku sebanyak 200 titik, Sulawesi 104 titik serta Sumatra 86 titik.

Kebakaran di lahan gambut membutuhkan perhatian khusus. Api dapat merambat hingga lapisan bawah permukaan tanah sehingga lebih sulit diketahui dan dipadamkan.

Hotspot Nasional Melonjak Jadi 1.437 Titik

Data terbaru Kementerian Kehutanan menunjukkan peningkatan lebih tajam.

Berdasarkan data SiPongi yang bersumber dari satelit NASA Terra/Aqua, SNPP dan NOAA-20, hingga 14 September 2026 pukul 21.05 WIB terdapat 1.437 hotspot high confidence secara nasional.

Jumlah tersebut melonjak dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat 592 titik. Kalimantan menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian utama dalam operasi pengendalian karhutla.

Di Kalimantan Tengah saja tercatat 689 hotspot high confidence, melonjak dari 89 titik sebelumnya.

Kementerian Kehutanan bersama tim gabungan memperkuat penanganan melalui pemadaman darat, patroli udara, pembasahan lahan, water bombing, serta Operasi Modifikasi Cuaca sesuai kondisi meteorologis.

Baca Juga: Upaya Modifikasi Cuaca Diperkuat di Wilayah Terdampak Karhutla

Kemarau Panjang Perbesar Risiko Karhutla

BMKG mencatat 1.637 titik telah mengalami Hari Tanpa Hujan kategori ekstrem atau lebih dari 60 hari berturut-turut tanpa hujan. Kondisi itu terutama ditemukan di wilayah Indonesia bagian selatan.

Situasi tersebut berkaitan dengan musim kemarau yang meluas dan El Niño kuat. Anomali suhu muka laut di wilayah Niño 3.4 tercatat +2,76 derajat Celsius pada Dasarian I September 2026.

Meski demikian, bukan berarti seluruh wilayah Indonesia akan tanpa hujan. Pada 15–17 September, hujan sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan serta Papua.

BMKG meminta masyarakat terus mengikuti informasi cuaca dan meningkatkan kewaspadaan terhadap karhutla serta dampak kabut asap, khususnya di wilayah terdampak.

Source: BMKG, Kementerian Kehutanan
Tags: BMKGKarhutlaKebakaran Hutan

Related Posts

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung
NASIONAL

Gubernur Jabar ingatkan ancaman bencana buntut alih fungsi kebun teh

Oktober 29, 2026
Direktur Jenderal Imigrasi berbicara di podium pada sebuah acara resmi dengan bendera Indonesia di belakangnya
NASIONAL

254 Lokasi Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi, Begini Cara Mencarinya

Oktober 29, 2026
Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang
NASIONAL

Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Asal Usul Hanabi di Mobile Legends

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times