22 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Jum
25 ° Sab
Kamis, Oktober 29, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

BREAKING NEWS: OTT KPK Tangkap Dirjen Kementerian ATR/BPN, 17 Orang Diamankan

KPK mengamankan Dirjen PPTR Kementerian ATR/BPN Lampri bersama 16 orang lainnya dalam OTT terkait dugaan pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
15 September 2026, 01.26 WIB
in NASIONAL
Gedung Merah Putih KPK terkait OTT Kementerian ATR/BPN

Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi. Foto: KPK

Bulatan Times – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Lampri, dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek.

Lampri menjadi salah satu dari 17 orang yang diamankan KPK dalam operasi yang berlangsung Senin (14/9/2026).

Selain pejabat eselon I Kementerian ATR/BPN tersebut, KPK juga mengamankan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Tardi.

Operasi tersebut merupakan OTT ke-20 yang dilakukan KPK sepanjang 2026.

OTT Diduga Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan perkara yang menjadi dasar operasi tangkap tangan itu diduga berhubungan dengan proses pengurusan Hak Guna Bangunan atau HGB di Kabupaten Bogor.

“Peristiwa tertangkap ini diduga terkait dengan proses pengurusan HGB atau hak guna bangunan di wilayah Kabupaten Bogor,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin malam.

KPK masih mendalami konstruksi perkara, termasuk dugaan adanya penerimaan lain yang berkaitan dengan penyelenggara negara.

Budi menyebut indikasi penerimaan tersebut menjadi salah satu alasan sejumlah pihak lain ikut diamankan dalam operasi.

KPK juga menduga PT Summarecon Agung Tbk memiliki keterkaitan dengan OTT tersebut dalam konteks pengurusan HGB. Namun, konstruksi hukum lengkap dan peran masing-masing pihak belum diumumkan sehingga keterkaitan itu masih berada dalam tahap pendalaman KPK.

Baca Juga: Febrie Adriansyah Gugat Status Tersangka lewat Praperadilan

KPK Amankan Uang dalam Koper dan Kardus

Selain menangkap sejumlah pihak, tim KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai dalam mata uang rupiah dan valuta asing.

Uang tersebut ditemukan dalam sekitar 20 boks, kardus, hingga koper.

Menurut Budi, proses penghitungan masih berlangsung. Estimasi awal nilai uang yang diamankan mencapai ratusan miliar rupiah. Karena penghitungan belum selesai, angka tersebut belum dapat diperlakukan sebagai nilai final barang bukti.

Sejumlah Pihak Lain Ikut Diamankan

KPK juga mengonfirmasi beberapa nama lain ikut diamankan dalam rangkaian OTT tersebut.

ANTARA melaporkan KPK turut menangkap Ketua DPP Partai Golkar Fahd Arafiq serta mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. Selain itu, terdapat sejumlah pihak swasta yang sedang diperiksa.

Tirto juga melaporkan adanya pihak dari Summarecon di antara mereka yang diamankan. Namun, KPK belum membeberkan secara lengkap identitas seluruh 17 orang maupun peran masing-masing dalam perkara.

Baca Juga: Berita Nasional Terkini Bulatan Times

Status Hukum Belum Diumumkan

Meski telah diamankan dalam operasi tangkap tangan, Lampri dan pihak lainnya belum otomatis berstatus tersangka.

KPK masih melakukan pemeriksaan dan ekspose perkara untuk menentukan status hukum masing-masing pihak.

Budi mengatakan konstruksi perkara, kronologi OTT, serta penetapan pihak yang menjadi tersangka akan disampaikan KPK setelah proses tersebut selesai.

Karena itu, perkembangan kasus masih sangat dinamis dan berpotensi berubah setelah KPK menggelar konferensi pers resmi.

Sontang Coin Manurung Sempat Tampil di Bogor Tiga Hari Sebelumnya

Tiga hari sebelum OTT, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung masih tampil dalam kegiatan bersama Pemerintah Kabupaten Bogor.

Pada Jumat (11/9/2026), ia mengikuti proses penyerahan sertifikat prasarana, sarana, dan utilitas umum dari PT Sentul City Tbk kepada Pemkab Bogor.

ANTARA mencatat sebanyak 423 dari 449 bidang telah diserahkan pada tahap tersebut, sementara 26 bidang masih dalam proses administrasi.

Dalam kesempatan terpisah pada hari yang sama, Sontang juga memberikan penjelasan mengenai penggeledahan Polda Metro Jaya di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I yang disebut berkaitan dengan pencarian dokumen PTSL tahun 2019. Perkara itu berbeda dengan OTT KPK yang kini diduga terkait pengurusan HGB.

KPK menegaskan penyelidikan tertutup dalam OTT terbaru ini tidak berkaitan dengan perkara dugaan pemotongan upah di Bapenda maupun pengadaan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor yang sebelumnya telah ditangani aparat penegak hukum.

Source: KPK, ANTARA
Tags: Kementerian ATR/BPNKPKOTT KPK

Related Posts

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung
NASIONAL

Gubernur Jabar ingatkan ancaman bencana buntut alih fungsi kebun teh

Oktober 29, 2026
Direktur Jenderal Imigrasi berbicara di podium pada sebuah acara resmi dengan bendera Indonesia di belakangnya
NASIONAL

254 Lokasi Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi, Begini Cara Mencarinya

Oktober 29, 2026
Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang
NASIONAL

Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Asal Usul Hanabi di Mobile Legends

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times