22 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Jum
25 ° Sab
Jumat, Oktober 30, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

Gunung Anak Krakatau Kembali Siaga, Warga Dilarang Mendekat dalam Radius 5 Km

Badan Geologi menaikkan status Anak Krakatau menjadi Siaga pada 9 Oktober pukul 21.00 WIB setelah erupsi berulang. Zona larangan kini mencapai 5 kilometer.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
10 Oktober 2026, 00.30 WIB
in NASIONAL
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda erupsi saat status dinaikkan menjadi Level III Siaga pada 9 Oktober 2026.

Ilustrasi erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda setelah statusnya kembali dinaikkan menjadi Level III (Siaga) mulai Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB. (Buatan AI/Bulatan Times)

LAMPUNG SELATAN, BULATAN TIMES – Status Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali dinaikkan menjadi Level III (Siaga) mulai Jumat (9/10/2026) pukul 21.00 WIB. Menyusul keputusan tersebut, masyarakat dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Lana Saria, menyatakan keputusan itu ditetapkan setelah evaluasi terhadap peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Kenaikan status dilakukan setelah gunung api di wilayah Kabupaten Lampung Selatan tersebut mengalami rangkaian erupsi sejak Kamis (8/10/2026) hingga Jumat malam.

Erupsi Berulang Sebelum Status Dinaikkan

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat sejumlah erupsi Gunung Anak Krakatau pada Jumat sore dan malam.

Letusan pada pukul 16.17 WIB menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 250 meter di atas puncak. Abu berwarna kelabu hingga hitam teramati bergerak ke arah utara dan barat laut.

Erupsi berikutnya terjadi pada pukul 16.30 WIB dengan kolom abu mencapai sekitar 150 meter di atas puncak.

Aktivitas letusan kembali tercatat pada pukul 18.28 WIB dan 18.34 WIB. Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau di Hargo Pancuran, Suwarno, menjelaskan bahwa tinggi kolom letusan pada kedua kejadian tersebut tidak teramati secara visual, tetapi aktivitasnya terekam oleh instrumen pemantauan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan juga melaporkan rangkaian erupsi yang masih berlangsung selepas pukul 19.00 WIB.

Baca Juga: Anak Krakatau dan Semeru Erupsi Ini Penjelasan PVMBG

Zona Bahaya Diperluas Menjadi 5 Kilometer

Dengan penetapan Level III (Siaga), rekomendasi pembatasan aktivitas di sekitar Gunung Anak Krakatau diperluas.

Sebelumnya, ketika berada pada Level II (Waspada), masyarakat dan wisatawan diminta tidak mendekati pusat aktivitas gunung dalam radius 2 kilometer.

Kini, Badan Geologi menetapkan larangan memasuki maupun melakukan kegiatan dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi. Pembatasan tersebut berlaku bagi masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki.

Potensi bahaya yang menjadi perhatian meliputi lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, serta erupsi sekunder akibat kontak material panas dengan air laut atau air hujan.

Aktivitas wisata maupun perjalanan laut yang mendekati kawasan gunung perlu mengikuti batas keselamatan tersebut.

Baca Juga: BNPB Petakan Kesiapan Tsunami di Pesisir Banten, Antisipasi Aktivitas Anak Krakatau

Sempat Turun ke Waspada pada September

Gunung Anak Krakatau sebelumnya berstatus Level III (Siaga) sejak 2 Juli 2026 setelah pemantauan menunjukkan peningkatan kegempaan vulkanik dan perubahan bentuk tubuh gunung.

Aktivitasnya kemudian meningkat pada awal September. Badan Geologi mencatat erupsi menerus yang berlangsung sekitar 25 jam, mulai 4 September pukul 23.07 WIB hingga 6 September pukul 00.04 WIB.

Setelah aktivitas vulkanik, kegempaan, dan deformasi menunjukkan kecenderungan menurun, Badan Geologi menurunkan status gunung menjadi Level II (Waspada) pada 21 September 2026 pukul 18.30 WIB.

Status tersebut bertahan hingga evaluasi terbaru pada Jumat malam menetapkan Gunung Anak Krakatau kembali berada pada Level III (Siaga).

Baca Juga: Erupsi Anak Krakatau Ganggu 209 Penerbangan di Soetta

Warga Pesisir Banten dan Lampung Diminta Tetap Tenang

Badan Geologi mengimbau masyarakat pesisir Banten dan Lampung tidak terpancing kabar yang menyebut peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau pasti akan menyebabkan tsunami.

Kenaikan status aktivitas vulkanik tidak dengan sendirinya berarti tsunami akan terjadi.

Warga di kawasan pesisir tetap dapat menjalankan kegiatan sehari-hari dengan memperhatikan arahan pemerintah daerah dan petugas penanggulangan bencana.

BPBD Lampung Selatan juga meminta masyarakat, nelayan, dan pelaku wisata bahari mengikuti perkembangan informasi resmi dari PVMBG serta tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona larangan.

Tags: Erupsi Anak KrakatauGunung ApiLampung SelatanPVMBGSelat Sunda

Related Posts

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengenakan batik dan kacamata saat diwawancarai wartawan
NASIONAL

KPK Periksa Ipar Eks Kepala BNPB, Dalami Dugaan Konflik Kepentingan

Oktober 29, 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung
NASIONAL

Gubernur Jabar ingatkan ancaman bencana buntut alih fungsi kebun teh

Oktober 29, 2026
Direktur Jenderal Imigrasi berbicara di podium pada sebuah acara resmi dengan bendera Indonesia di belakangnya
NASIONAL

254 Lokasi Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi, Begini Cara Mencarinya

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

A2M Rental Mobil Aceh Tawarkan Sewa Mobil Harian dan Bulanan di Banda Aceh

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Menkeu Ancam Potong Anggaran MBG jika Tak Terserap Hingga Akhir Oktober

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times