22 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Jum
25 ° Sab
Jumat, Oktober 30, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

Prabowo Minta RS Tak Bedakan Pasien BPJS, Tambahan Rp20 Triliun Cair Bertahap

Presiden Prabowo meminta rumah sakit tidak membedakan pasien BPJS dan non-BPJS. Pemerintah juga menyiapkan tambahan Rp20 triliun yang cair Oktober-November 2026.

Angga Rian Pramana Putra by Angga Rian Pramana Putra
29 September 2026, 02.23 WIB
in NASIONAL
Prabowo Subianto

Prabowo Subianto. (Foto: Britannica.com)

Bulatan Times – Presiden Prabowo Subianto meminta rumah sakit tidak membedakan pelayanan antara pasien peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS. Arahan itu disampaikan dalam rapat terbatas mengenai kondisi dan pelayanan BPJS Kesehatan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/9/2026).

Rapat tersebut dihadiri antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, sejumlah menteri lain, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito. Selain kualitas pelayanan, pemerintah membahas penguatan kondisi keuangan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan Presiden meminta waktu antrean pasien diperpendek dan pelayanan di rumah sakit diperbaiki. Rumah sakit juga diminta memberikan akses yang sama tanpa membedakan status pasien berdasarkan kepesertaan BPJS.

“Dipastikan juga bahwa semua rumah sakit-rumah sakit yang ada itu tidak membeda-bedakan antara pasien BPJS dengan pasien bukan BPJS,” ujar Budi, dikutip dari ANTARA.

Baca Juga: Prabowo Panggil Menkeu Suahasil Nazara ke Istana, Agenda Pertemuan Belum Diungkap

Tambahan Rp20 Triliun Dicairkan Oktober dan November

Dalam rapat yang sama, pemerintah melaporkan tambahan dana APBN sebesar Rp20 triliun untuk memperkuat keuangan BPJS Kesehatan pada 2026.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan dana tersebut akan dicairkan dalam dua tahap. Sebanyak Rp10 triliun dijadwalkan masuk pada Oktober, sedangkan Rp10 triliun berikutnya pada November.

Tambahan anggaran tersebut berada di luar sekitar Rp47 triliun yang telah dialokasikan pemerintah untuk membayar iuran 96,8 juta peserta Penerima Bantuan Iuran atau PBI.

Dana tambahan diarahkan untuk memperkuat kondisi keuangan BPJS Kesehatan sehingga pembayaran manfaat pelayanan dan klaim fasilitas kesehatan dapat berlangsung lebih terjaga. Pemerintah juga menegaskan dukungan keuangan perlu diikuti perbaikan kualitas layanan yang dirasakan peserta.

Baca Juga: Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya

Iuran Rp118 Triliun, Manfaat Pelayanan Rp132 Triliun

BPJS Kesehatan juga menyampaikan kondisi arus kas program JKN dalam rapat tersebut.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito menyebut iuran yang terkumpul mencapai sekitar Rp118 triliun, sementara manfaat pelayanan kesehatan yang harus dibayarkan mencapai Rp132 triliun. Selisihnya sekitar Rp14 triliun.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah memperkuat pembiayaan BPJS agar pembayaran layanan kesehatan tetap berjalan secara reguler.

Namun, dukungan anggaran bukan satu-satunya langkah yang dibahas. BPJS juga menyatakan akan memperbaiki mutu pelayanan sekaligus memperketat pengawasan terhadap praktik fraud dalam pelayanan kesehatan.

Peserta JKN Sekitar 285 Juta Jiwa

Program JKN saat ini mencakup sekitar 285 juta peserta dengan tingkat kepesertaan aktif sekitar 80,6 persen. Angka itu menunjukkan cakupan kepesertaan sudah sangat luas, tetapi belum seluruh peserta berstatus aktif.

Data BPJS Kesehatan pada awal September juga mencatat lebih dari 23 ribu fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lebih dari 3.200 fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut telah bekerja sama dengan program JKN.

Pemerintah berencana mendorong pengumpulan iuran agar lebih baik sekaligus memperbaiki ketepatan sasaran peserta PBI menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pembiayaan JKN setelah tambahan dana APBN disalurkan.

Source: ANTARA, BPJS Kesehatan
Tags: BPJS KesehatanPrabowo Subianto

Related Posts

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengenakan batik dan kacamata saat diwawancarai wartawan
NASIONAL

KPK Periksa Ipar Eks Kepala BNPB, Dalami Dugaan Konflik Kepentingan

Oktober 29, 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung
NASIONAL

Gubernur Jabar ingatkan ancaman bencana buntut alih fungsi kebun teh

Oktober 29, 2026
Direktur Jenderal Imigrasi berbicara di podium pada sebuah acara resmi dengan bendera Indonesia di belakangnya
NASIONAL

254 Lokasi Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi, Begini Cara Mencarinya

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

A2M Rental Mobil Aceh Tawarkan Sewa Mobil Harian dan Bulanan di Banda Aceh

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Menkeu Ancam Potong Anggaran MBG jika Tak Terserap Hingga Akhir Oktober

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times