13 °c
Columbus
11 ° Sab
12 ° Ming
Jumat, Oktober 23, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
Home HEALTH

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Imbauan Kemenkes

Tita by Tita
6 September 2026, 19.55 WIB
in HEALTH
0
Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Ganggu Kesehatan

Gambar ilustrasi.

BULATAN TIMES, JAKARTA — Sebaran abu vulkanik Anak Krakatau mulai menjadi perhatian dari sisi kesehatan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak untuk membatasi aktivitas di luar rumah guna mengurangi paparan abu vulkanik.

Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Level III atau Siaga dan aktivitas erupsinya masih berlangsung. Abu vulkanik terpantau menyebar ke sejumlah wilayah, termasuk Banten, DKI Jakarta hingga Jawa Barat akibat pergerakan angin.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan paparan abu vulkanik dalam intensitas tinggi dapat menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan.

Beberapa di antaranya adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, serta gangguan pada kulit. Anak-anak, lansia, dan orang dengan penyakit pernapasan maupun kardiovaskular kronis termasuk kelompok yang lebih rentan.

Baca Juga: Manfaat Rebusan Jahe dan Kunyit

Kemenkes Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Kemenkes meminta masyarakat yang berada di wilayah terdampak untuk tidak keluar rumah jika tidak memiliki keperluan mendesak.

“Kalau tidak ada kegiatan mendesak, usahakan tetap di dalam rumah. Namun, jika harus keluar, pastikan selalu menggunakan masker dan kacamata,” ujar Budi dalam konferensi pers mengenai situasi pascaerupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026).

Imbauan tersebut menjadi penting karena partikel abu vulkanik dapat terbawa angin dan mencapai wilayah yang cukup jauh dari sumber erupsi.

Bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker dan perlindungan mata menjadi salah satu langkah yang dianjurkan untuk mengurangi paparan.

Abu Vulkanik Bisa Mengganggu Pernapasan

Salah satu risiko yang perlu diperhatikan adalah gangguan pada saluran pernapasan.

Paparan abu dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan risiko munculnya keluhan seperti gangguan pernapasan, terutama pada orang yang sudah memiliki masalah pernapasan sebelumnya.

Karena itu, masyarakat dengan penyakit pernapasan dan kardiovaskular kronis perlu mendapat perhatian lebih. Anak-anak dan lansia juga termasuk kelompok yang lebih rentan terhadap dampak paparan abu vulkanik.

Masyarakat sebaiknya mengurangi waktu berada di luar ruangan ketika kondisi udara sedang dipenuhi abu dan mengikuti perkembangan informasi dari pemerintah.

Baca Juga: Fobia: Pengertian, Jenis, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Jangan Mengucek Mata Jika Terkena Abu

Selain saluran pernapasan, mata juga perlu dilindungi ketika terjadi sebaran abu vulkanik.

Kemenkes mengingatkan masyarakat agar tidak mengucek mata apabila partikel abu masuk ke dalamnya.

“Kalau debu sudah masuk ke mata, jangan dikucek. Bersihkan dengan air dan bila perlu gunakan obat tetes mata,” tegas Budi.

Kemenkes juga memastikan fasilitas kesehatan telah dipersiapkan untuk menangani masyarakat yang mengalami gangguan akibat paparan abu.

“Semua puskesmas sudah kita siapkan untuk menangani kondisi tersebut,” lanjut Budi.

Segera Bersihkan Tubuh Setelah Terpapar Abu

Masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar rumah juga disarankan segera membersihkan tubuh dan pakaian setelah kembali ke dalam rumah.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi paparan partikel abu yang masih menempel pada tubuh maupun pakaian.

Kemenkes menjelaskan partikel abu vulkanik memiliki sifat tajam sehingga perlu dihindari kontak yang tidak perlu, terutama dengan bagian tubuh yang sensitif.

Karena itu, pakaian yang digunakan saat berada di luar rumah sebaiknya tidak langsung digunakan kembali tanpa dibersihkan.

Kemenkes Siapkan Layanan Kesehatan

Selain memberikan imbauan kepada masyarakat, Kemenkes juga meningkatkan kesiapsiagaan layanan kesehatan di wilayah terdampak.

Health Emergency Operating Center (HEOC) telah diaktifkan mulai tingkat pusat hingga kabupaten/kota yang terdampak. Dinas kesehatan di Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat juga diminta menyiagakan puskesmas serta rumah sakit selama 24 jam untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan jumlah pasien.

Kemenkes juga menyiapkan sejumlah perlengkapan medis, termasuk masker medis dan N95, oksigen, nebulizer, obat untuk penanganan ISPA, serta obat tetes dan salep untuk mata dan kulit.

Masyarakat Diminta Tidak Panik

Menkes Budi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi mengenai kondisi Gunung Anak Krakatau.

“Sekali lagi, jangan panik. Tetap di rumah apabila tidak ada keperluan untuk keluar, gunakan masker dan lindungi mata. Jika mengalami keluhan, segera datang ke puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” pungkas Budi.

Masyarakat di wilayah yang terdampak sebaiknya mengikuti informasi dari pemerintah, BMKG, PVMBG, BNPB, dan Kemenkes untuk mengetahui perkembangan terbaru mengenai sebaran abu maupun kondisi kesehatan.

Jika muncul keluhan kesehatan setelah terpapar abu vulkanik, masyarakat dianjurkan segera mencari pertolongan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Sumber: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Tags: Erupsi Anak KrakatauKemenkesKesehatan

Related Posts

Perempuan terjaga di tempat tidur pada malam hari dengan jam digital menunjukkan pukul 2.30
HEALTH

Cara Mengatasi Insomnia, Kenali Penyebab dan Terapi yang Tepat

Oktober 21, 2026
Seorang pria tidur menyamping dengan nyaman di tempat tidur dalam kamar bercahaya lampu hangat pada malam hari
HEALTH

Cara agar Tidur Nyenyak, Mulai dari Mengatur Jadwal hingga Kebiasaan Malam

Oktober 21, 2026
Seorang wanita menggaruk bentol kemerahan di lengan atas, sementara sejumlah nyamuk tampak beterbangan di sekitar taman
HEALTH

Cara Meredakan Gatal dan Bentol akibat Gigitan Nyamuk di Rumah

Oktober 18, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
M. Andrean Saefudin merupakan perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil Lampung-Sumatera Selatan

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Oktober 22, 2026
Kapal feri di perairan mengeluarkan asap hitam tebal, dengan beberapa kapal kecil berada di dekatnya

KMP Batumandi Tenggelam di Merak, ASDP Siapkan Pengangkatan Kapal

Oktober 22, 2026
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid berbicara di podium dengan beberapa mikrofon media di depannya

Komdigi Bantah Minta Konten Karhutla Dihapus, Meutya Soroti Algoritma Medsos

Oktober 21, 2026
KMP Batumandi dengan bekas kebakaran dan kapal pemadam di sekitarnya

Ganti Rugi Korban KMP Batumandi Diproses, ASDP Masih Lengkapi Data Barang

Oktober 22, 2026
Luhut Binsar Pandjaitan mengenakan jas dan berbicara di depan mikrofon

Luhut Tegaskan Unsur Kerugian Negara Tetap Berlaku dalam Kasus Korupsi

Ilustrasi layar laptop dengan logo PHP, kode program, tanda peringatan keamanan merah, dan siluet orang bertudung di belakang

Dua Celah Kritis PHP Ditemukan, Pengguna Diminta Segera Update

Pemain Juventus berseragam hitam putih berusaha menjangkau bola di antara pemain Rennes berseragam merah di lapangan.

Liga Eropa: Hasil Juventus vs Rennes 2-2, Gol Lucumi Dianulir VAR

Lima pemain Timnas Indonesia mengenakan seragam merah berpose di tribun stadion.

Jadwal Timnas Indonesia di Piala Asia 2027: Jepang, Qatar dan Thailand

Luhut Binsar Pandjaitan mengenakan jas dan berbicara di depan mikrofon

Luhut Tegaskan Unsur Kerugian Negara Tetap Berlaku dalam Kasus Korupsi

Oktober 23, 2026
Ilustrasi layar laptop dengan logo PHP, kode program, tanda peringatan keamanan merah, dan siluet orang bertudung di belakang

Dua Celah Kritis PHP Ditemukan, Pengguna Diminta Segera Update

Oktober 23, 2026
Pemain Juventus berseragam hitam putih berusaha menjangkau bola di antara pemain Rennes berseragam merah di lapangan.

Liga Eropa: Hasil Juventus vs Rennes 2-2, Gol Lucumi Dianulir VAR

Oktober 23, 2026
Lima pemain Timnas Indonesia mengenakan seragam merah berpose di tribun stadion.

Jadwal Timnas Indonesia di Piala Asia 2027: Jepang, Qatar dan Thailand

Oktober 23, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times