25 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Rab
25 ° Kam
Selasa, Oktober 20, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home NEWS DUNIA

Nepal Minta Meta dan TikTok Hapus Video AI soal Banjir Bandang

Tita by Tita
30 Agustus 2026, 22.20 WIB
in DUNIA
0
Nepal Minta Meta dan TikTok Hapus Video AI

Gambar ilustrasi

BULATANTIMES.COM — Pemerintah Nepal meminta Meta dan TikTok segera menghapus sejumlah konten bermasalah yang beredar setelah banjir bandang dan longsor melanda wilayah negara tersebut.

Konten yang diminta untuk ditindak antara lain video dan gambar buatan kecerdasan buatan (AI), rekaman lama yang diklaim sebagai kejadian terbaru, gambar korban yang mengganggu, hingga kode QR donasi palsu. Pemerintah Nepal menilai penyebaran materi tersebut dapat menyesatkan masyarakat dan mengganggu proses penanganan bencana.

Baca Juga: Banjir Dahsyat Nepal Tewaskan 626 Orang, Ribuan Masih Hilang

Video AI Disebut sebagai Rekaman Asli

Permintaan tersebut disampaikan setelah pejabat Nepal bertemu dengan perwakilan Meta dan TikTok di Nepal pada Jumat (28/8/2026).

Koordinator satuan tugas pemerintah Nepal untuk regulasi dan pengelolaan media sosial, Bijay Kumar Roy, mengatakan platform diminta segera mengambil tindakan terhadap konten bermasalah setelah mendapatkan laporan.

Pemerintah juga meminta kedua platform membuat sistem algoritma lebih proaktif sehingga konten palsu dan grafis yang menyesatkan dapat terdeteksi lebih cepat.

Masalahnya, sejumlah video dan foto hasil AI beredar seolah-olah merupakan dokumentasi asli dari lokasi bencana. Rekaman lama juga kembali diunggah dan diklaim sebagai gambar terbaru dari banjir Nepal.

Baca Juga: Singapura Gabungkan Pulau, Muncul Spekulasi untuk Fasilitas Nuklir

QR Donasi Palsu Ikut Bermunculan

Selain konten AI, pemerintah Nepal menemukan kode QR palsu yang digunakan untuk meminta sumbangan bagi korban banjir.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena masyarakat sedang berusaha memberikan bantuan kepada korban. Pemerintah khawatir pelaku memanfaatkan situasi bencana dan kepedulian publik untuk mengalihkan dana ke pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pemerintah Nepal meminta masyarakat memeriksa sumber informasi sebelum membagikan ulang konten, khususnya unggahan yang berkaitan dengan jumlah korban, lokasi bencana, operasi penyelamatan, maupun permintaan donasi.

Respons Platform Dinilai Terlalu Lambat

Menurut keterangan pemerintah Nepal yang dikutip The Kathmandu Post, Meta dan TikTok saat ini membutuhkan waktu sekitar 24 hingga 48 jam untuk merespons konten yang dilaporkan.

Pemerintah menilai waktu tersebut terlalu lama dalam kondisi darurat karena informasi palsu dapat menyebar luas sebelum ditindak. Karena itu, Nepal meminta kedua platform mempercepat respons sekaligus segera memburamkan materi visual yang sangat mengganggu, khususnya gambar korban.

Nepal juga membentuk tim lintas lembaga untuk memantau konten berbahaya selama masa krisis. Tim tersebut melibatkan Kementerian Komunikasi dan Informasi, Nepal Telecommunications Authority (NTA), serta Kementerian Dalam Negeri. Kepolisian Nepal juga dilibatkan untuk mengidentifikasi pihak yang diduga membuat atau menyebarkan konten berbahaya.

Baca Juga: Malaysia Dukung pengusiran Israel dari PBB

Banjir Nepal Masih dalam Penanganan

Permintaan kepada Meta dan TikTok muncul setelah banjir bandang pada 26 Agustus 2026 menerjang sejumlah wilayah Nepal, termasuk kawasan sepanjang Sungai Bhotekoshi dan Trishuli.

Bencana tersebut menghancurkan rumah, jembatan, jalan, serta sejumlah infrastruktur. Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di tengah kondisi medan yang sulit.

Di tengah situasi tersebut, pemerintah Nepal mengingatkan masyarakat agar tidak ikut menyebarkan konten yang belum terverifikasi.

Penyebaran video AI yang seolah-olah merupakan kejadian nyata bukan hanya berpotensi menyesatkan publik, tetapi juga dapat mengganggu operasi penyelamatan dan memperburuk kondisi psikologis keluarga korban.

Sumber: The Kathmandu Post dan ANTARA.

Tags: BanjirBanjir BandangBencana AlamNepal

Related Posts

Donald Trump berdiri di belakang podium dan mikrofon dengan jas gelap serta dasi merah di depan peserta kampanye
DUNIA

Trump Usulkan Nama ‘Trump Ocean’ untuk Samudra Atlantik atau Pasifik

Oktober 12, 2026
Ilustrasi El Nino yang menguat di seluruh dunia dengan dampak cuaca ekstrem, kekeringan, badai, dan kebakaran.
DUNIA

WMO Peringatkan El Niño 2026 Berpotensi Jadi Salah Satu Terkuat sejak 1950

Oktober 10, 2026
Ilustrasi petugas keamanan dan kendaraan darurat di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh.
DUNIA

Arab Saudi Konfirmasi 3 Warganya Tewas dalam Serangan Bandara Riyadh

Oktober 9, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ilustrasi papan perdagangan IDX menampilkan IHSG 4.996,61, penurunan 3,64 persen atau 188,50 poin, dengan grafik saham merah

IHSG Jatuh Lagi ke Bawah 5.000, BEI Siapkan Dua Langkah Usai Temui MSCI

Oktober 20, 2026
Para pemain Como 1907 mengenakan seragam biru di lapangan sepak bola.

Hasil Fiorentina vs Como 1-3, Tim Fabregas Menang di Firenze

Oktober 18, 2026
Respons Isu Peredaran Narkoba, Lapas Cilegon Gandeng BNNK dan Aparat Gabungan Gelar Sidak dan Tes Urine

Respons Isu Peredaran Narkoba, Lapas Cilegon Gandeng BNNK dan Aparat Gabungan Gelar Sidak dan Tes Urine

Oktober 20, 2026
Marc Marquez mengenakan kemeja Ducati merah berjabat tangan dengan Jorge Martin berbaju tim Aprilia hitam, dengan helm di antara mereka

Marc Marquez Puji Gaya Balap Jorge Martin setelah Melihat Data Ducati

Oktober 20, 2026
Pembalap Iker Lecuona mengenakan topi dan seragam BK8 Gresini Racing.

Gresini Kembali Panggil Iker Lecuona, Aldeguer Absen di GP Australia 2026

Ilustrasi layar IDX Composite dengan grafik harga saham merah dan suasana lantai perdagangan bursa

Apa Itu Saham HSC? BEI Akan Keluarkan 80 Saham dari Hitungan IHSG

Ilustrasi seseorang memegang kemasan emas batangan berlabel Antam di depan etalase berisi beberapa ukuran emas

Harga Emas Hari Ini 20 Oktober 2026: Antam Turun Rp. 10.000 ke Rp. 2.564.000

Ilustrasi digital kompleks pusat data dengan lampu hijau, logo Nvidia, dan latar kawasan pesisir serta pelabuhan

Nvidia Jajaki Investasi Rp. 81 Triliun di Batam, Pemerintah Sebut Belum Final

Pembalap Iker Lecuona mengenakan topi dan seragam BK8 Gresini Racing.

Gresini Kembali Panggil Iker Lecuona, Aldeguer Absen di GP Australia 2026

Oktober 20, 2026
Ilustrasi layar IDX Composite dengan grafik harga saham merah dan suasana lantai perdagangan bursa

Apa Itu Saham HSC? BEI Akan Keluarkan 80 Saham dari Hitungan IHSG

Oktober 20, 2026
Ilustrasi seseorang memegang kemasan emas batangan berlabel Antam di depan etalase berisi beberapa ukuran emas

Harga Emas Hari Ini 20 Oktober 2026: Antam Turun Rp. 10.000 ke Rp. 2.564.000

Oktober 20, 2026
Ilustrasi digital kompleks pusat data dengan lampu hijau, logo Nvidia, dan latar kawasan pesisir serta pelabuhan

Nvidia Jajaki Investasi Rp. 81 Triliun di Batam, Pemerintah Sebut Belum Final

Oktober 20, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times