23 °c
Banjar Triwangsakeliki
24 ° Sab
24 ° Ming
Jumat, Oktober 23, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
Home NEWS NASIONAL

Anggaran MBG 2027 Dipangkas Rp27,8 Triliun, Insentif SPPG Ikut Disesuaikan

Angga Rian Pramana Putra by Angga Rian Pramana Putra
26 Agustus 2026, 22.16 WIB
in NASIONAL
0
Anggaran MBG 2027 Dipangkas Rp27,8 Triliun

Anggaran MBG 2027 Dipangkas Rp27,8 Triliun. (Foto: Suara.com)

BULATANTIMES.COM — Pemerintah melakukan penyesuaian terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun anggaran 2027. Selain memangkas alokasi anggaran, pemerintah juga mengubah mekanisme pembayaran operasional bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.

Dalam RAPBN 2027, anggaran yang dialokasikan untuk Badan Gizi Nasional (BGN) mencapai Rp240,2 triliun. Angka tersebut lebih rendah Rp27,8 triliun dibandingkan alokasi BGN dalam APBN 2026 yang mencapai Rp268 triliun.

Penyesuaian tersebut juga berjalan beriringan dengan perubahan pola operasional dapur SPPG.

Baca Juga: Demo 27 Agustus 2026 di DPR, Massa Mulai Berdatangan ke Jakarta

Anggaran MBG Turun Rp27,8 Triliun

Alokasi Rp240,2 triliun dalam RAPBN 2027 menunjukkan adanya penurunan sekitar 10,4 persen dibandingkan anggaran Rp268 triliun pada 2026.

Pemerintah juga menyesuaikan target penerima manfaat. Program MBG pada 2027 diproyeksikan menjangkau sekitar 72,1 juta penerima, turun dari target 82,9 juta penerima pada 2026.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menegaskan bahwa angka Rp240,2 triliun merupakan alokasi yang benar untuk BGN dalam RAPBN 2027.

“Rp240 triliun yang betul,” kata Purbaya saat ditemui di DPR pada 20 Agustus 2026.

Dengan demikian, angka Rp240,2 triliun tersebut bukan sekadar perkiraan pemberitaan, melainkan angka yang telah ditegaskan pemerintah dalam pembahasan RAPBN 2027.

Baca Juga: Karhutla Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Menyusut

Bayaran Operasional SPPG Sabtu-Minggu Tak Lagi Diberikan

Selain penyesuaian anggaran tahunan, pemerintah juga mengubah mekanisme pembayaran operasional dapur SPPG.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah tidak lagi memberikan pembayaran operasional SPPG untuk Sabtu dan Minggu.

Menurut Zulhas, sebelumnya dapur SPPG masih memperoleh pembayaran pada hari tersebut. Namun, ketentuan itu kini diubah dan aturan teknisnya sedang disesuaikan.

“Dulu kan hari Minggu, hari Sabtu dibayar juga. Tidak lagi,” kata Zulhas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Perubahan tersebut nantinya dituangkan dalam aturan Badan Gizi Nasional.

BGN Sebelumnya Sudah Atur Penghentian Insentif Saat Libur

Kebijakan mengenai tidak adanya insentif saat layanan MBG berhenti sebenarnya bukan sepenuhnya hal baru.

Pada Juni 2026, BGN menerbitkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 yang mengatur penyesuaian operasional SPPG selama periode hari libur, termasuk Sabtu dan Minggu.

BGN menyatakan SPPG yang tidak beroperasi selama periode tersebut tidak menerima insentif operasional. Kebijakan itu dibuat untuk meningkatkan efisiensi sumber daya dan tata kelola program.

Saat itu, BGN memperkirakan penghentian insentif selama 18 hari dapat menghemat sekitar Rp3 triliun.

ANTARA juga melaporkan bahwa insentif SPPG sebelumnya berada di angka sekitar Rp6 juta per hari. Namun, pembayaran tersebut berkaitan dengan ketentuan operasional dan status layanan SPPG, sehingga tidak tepat menyebutnya sebagai “gaji” dapur secara sederhana.

Baca Juga: Apa Itu Desil DTSEN? Pengertian dan Pengaruhnya pada Bansos

Bukan Berarti Program MBG Dihentikan

Pemangkasan anggaran dan perubahan pembayaran operasional tersebut bukan berarti program MBG dihentikan.

Program tetap masuk dalam prioritas pemerintah pada RAPBN 2027. Penyesuaian dilakukan bersamaan dengan upaya membenahi tata kelola dan menentukan kembali jumlah penerima serta kebutuhan SPPG.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan pemerintah juga sedang melakukan penataan terhadap puluhan ribu dapur yang telah beroperasi sebelum membuka kembali dapur baru.

Penataan tersebut mencakup aspek keuangan, administrasi, kesehatan, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Sumber: Badan Gizi Nasional (BGN) dan ANTARA.

Tags: Anggaran MBGBadan Gizi NasionalDapur MBGMakan Bergizi GratisMBGSPPG

Related Posts

Luhut Binsar Pandjaitan mengenakan jas dan berbicara di depan mikrofon
NASIONAL

Luhut Tegaskan Unsur Kerugian Negara Tetap Berlaku dalam Kasus Korupsi

Oktober 23, 2026
KMP Batumandi dengan bekas kebakaran dan kapal pemadam di sekitarnya
NASIONAL

Ganti Rugi Korban KMP Batumandi Diproses, ASDP Masih Lengkapi Data Barang

Oktober 22, 2026
Kapal feri di perairan mengeluarkan asap hitam tebal, dengan beberapa kapal kecil berada di dekatnya
HEADLINE

KMP Batumandi Tenggelam di Merak, ASDP Siapkan Pengangkatan Kapal

Oktober 22, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
M. Andrean Saefudin merupakan perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil Lampung-Sumatera Selatan

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Oktober 22, 2026
KMP Batumandi dengan bekas kebakaran dan kapal pemadam di sekitarnya

Ganti Rugi Korban KMP Batumandi Diproses, ASDP Masih Lengkapi Data Barang

Oktober 22, 2026
Kapal feri di perairan mengeluarkan asap hitam tebal, dengan beberapa kapal kecil berada di dekatnya

KMP Batumandi Tenggelam di Merak, ASDP Siapkan Pengangkatan Kapal

Oktober 22, 2026
Pemain Juventus berseragam hitam putih berusaha menjangkau bola di antara pemain Rennes berseragam merah di lapangan.

Liga Eropa: Hasil Juventus vs Rennes 2-2, Gol Lucumi Dianulir VAR

Oktober 23, 2026
Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi mengendarai motor balap hitam saat melaju di lintasan.

Hasil Practice MotoGP Australia 2026: Bezzecchi Tercepat, Bagnaia ke Q1

Marc Marquez mengendarai motor Ducati Lenovo berwarna merah saat melaju di lintasan balap.

Hasil FP1 MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Tercepat, Miller Terjatuh

Warga dewasa berjalan di jalan berkabut asap, sebagian memakai masker dan seorang pria menutup hidung dengan lengan

Asap Karhutla Ganggu Pernapasan, Kemenkes Catat 333.470 Kasus ISPA

Tangan memegang beberapa emas batangan Logam Mulia dalam kemasan putih dengan latar belakang cokelat

Harga Emas Hari Ini 23 Oktober 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Turun di Pegadaian

Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi mengendarai motor balap hitam saat melaju di lintasan.

Hasil Practice MotoGP Australia 2026: Bezzecchi Tercepat, Bagnaia ke Q1

Oktober 23, 2026
Marc Marquez mengendarai motor Ducati Lenovo berwarna merah saat melaju di lintasan balap.

Hasil FP1 MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Tercepat, Miller Terjatuh

Oktober 23, 2026
Warga dewasa berjalan di jalan berkabut asap, sebagian memakai masker dan seorang pria menutup hidung dengan lengan

Asap Karhutla Ganggu Pernapasan, Kemenkes Catat 333.470 Kasus ISPA

Oktober 23, 2026
Tangan memegang beberapa emas batangan Logam Mulia dalam kemasan putih dengan latar belakang cokelat

Harga Emas Hari Ini 23 Oktober 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Turun di Pegadaian

Oktober 23, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times