22 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Jum
25 ° Sab
Kamis, Oktober 29, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri di Bekasi, Dokumen hingga Bukti Elektronik Disita

KPK menyita dokumen dan barang bukti elektronik dari rumah Dirjen PPTR ATR/BPN Lampri di Bekasi untuk mendalami dugaan aliran uang dalam perkara pengurusan HGB.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
21 September 2026, 08.29 WIB
in NASIONAL
Petugas KPK menggeledah rumah Dirjen ATR BPN Lampri di Bekasi

Petugas KPK saat melakukan penggeledahan rumah Dirjen PPTR ATR/BPN Lampri di Bekasi. (Foto: Kompas)

Bulatan Times – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik setelah menggeledah rumah Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Kementerian ATR/BPN, Lampri, di Kota Bekasi.

Penggeledahan berlangsung di Perumahan Jatiwaringin Asri, Pondok Gede, pada Jumat (18/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi terkait pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Lampri bukan sekadar pejabat yang rumahnya menjadi lokasi penggeledahan. KPK sebelumnya telah menetapkannya sebagai salah satu tersangka dalam perkara tersebut.

Baca Juga: BREAKING NEWS: OTT KPK Tangkap Dirjen Kementerian ATR/BPN, 17 Orang Diamankan

KPK Temukan Petunjuk Dugaan Aliran Uang

Barang yang dibawa penyidik tidak berhenti pada dokumen. KPK menyatakan barang bukti elektronik yang ditemukan memberikan petunjuk mengenai dugaan aliran uang dalam perkara yang sedang disidik.

“Dalam penggeledahan di wilayah Bekasi, Jawa Barat, penyidik menyita di antaranya sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik soal petunjuk dugaan aliran uang yang terkait dengan perkara di ATR/BPN,” dikutip dari ANTARA, kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

KPK selanjutnya akan menelaah dan menganalisis barang-barang tersebut. Hasilnya diperlukan untuk mendalami peran Lampri sekaligus menyusun konstruksi perkara secara lebih utuh.

Penggeledahan rumah Lampri dilakukan setelah penyidik pada hari yang sama mendatangi kantor PT Summarecon Agung Tbk di Jakarta Timur.

Baca Juga: OTT KPK Kasus HGB Bogor Berujung 8 Tersangka, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Berawal dari OTT di Jabodetabek

Perkara yang sedang ditangani KPK bermula dari operasi tangkap tangan di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026.

KPK menyatakan operasi tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sehari setelah OTT, delapan orang ditetapkan sebagai tersangka.

Selain Lampri, KPK menetapkan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, serta Rizal Pahlevi yang disebut sebagai pihak swasta atau perantara Summarecon.

Empat tersangka lainnya adalah mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, serta dua pihak swasta bernama Erwin dan Muhammad Fakhry.

Karena perkara masih dalam proses penyidikan, dugaan mengenai peran masing-masing tersangka tetap mengacu pada konstruksi perkara yang disampaikan KPK dan belum merupakan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

Baca Juga: Sengketa Tanah Jadi Awal Kasus HGB Summarecon Bogor

Sejumlah Ruangan ATR/BPN Juga Digeledah

Sebelum mendatangi rumah Lampri, penyidik telah melakukan rangkaian penggeledahan di lingkungan Kementerian ATR/BPN pada Kamis (17/9/2026).

Tiga ruangan direktur jenderal yang digeledah adalah ruangan Lampri, Dirjen Survei, Pemetaan Pertanahan dan Ruang Virgo Eresta Jaya, serta Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Asnaedi. Penyidik juga memeriksa ruangan direktorat yang berkaitan dengan perkara.

KPK secara khusus menegaskan ruangan Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid tidak termasuk lokasi yang digeledah dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian penggeledahan kemudian berlanjut ke kantor Summarecon dan kediaman Lampri pada Jumat.

KPK Masih Telusuri Alur Perintah

Penyidikan perkara ATR/BPN tidak hanya berfokus pada barang bukti yang ditemukan saat penggeledahan.

KPK sebelumnya menyatakan sedang menelusuri alur perintah dalam dugaan penerimaan suap. Penelusuran dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat pihak lain yang memberikan perintah sehingga membentuk rangkaian perkara tersebut.

KPK juga pernah menyampaikan temuannya mengenai adanya struktur resmi dan struktur yang disebut seperti “bayangan” di lingkungan ATR/BPN. Temuan tersebut menjadi bagian dari hal yang didalami penyidik dalam mengurai perkara.

Dokumen dan barang bukti elektronik yang kini disita dari kediaman Lampri akan menjadi bagian dari proses tersebut. KPK belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai petunjuk aliran uang yang ditemukan karena barang bukti masih harus dianalisis lebih lanjut.

Source: KPK, ANTARA
Tags: KPK

Related Posts

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung
NASIONAL

Gubernur Jabar ingatkan ancaman bencana buntut alih fungsi kebun teh

Oktober 29, 2026
Direktur Jenderal Imigrasi berbicara di podium pada sebuah acara resmi dengan bendera Indonesia di belakangnya
NASIONAL

254 Lokasi Layanan Imigrasi Kini Bernama Beranda Imigrasi, Begini Cara Mencarinya

Oktober 29, 2026
Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang
NASIONAL

Kanwil Kemenkum Banten Harmonisasi Tiga Raperwal Kota Tangerang

Oktober 29, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Asal Usul Hanabi di Mobile Legends

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times